Halaman

Sabtu, 29 Februari 2020

Danramil 0804/09 Sukomoro Bersama Muspika Menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan.


Magetan Jatim Danramil 09 Sukomoro Kodim 0804 Magetan Lettu Inf Sunaryo hadiri kegiatan Musrenbang di Pendopo Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan, Jumat (28/02/2020).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membahas tentang anggaran dan pembangunan desa setempat, menurut Danramil 09 Sukomoro Lettu Inf Sunaryo, proses pembangunan desa melibatkan peran serta masyarakat ini sering juga disebut dengan proses pembangunan partisipasif.

Konsep musyawarah desa ini juga dimaknai sebagai ruang dan kesempatan berinteraksi antar warga untuk mendiskusikan sesuatu yang berkaitan dengan proses perencanaan pembangunan dengan secara partisipasif.

Senin, 24 Februari 2020

Koptu Ahmad Afandi Babinsa Desa Kalangketi Intensifkan Komunikasi Sosial Diwilayah Binaan


Magetan. Salah satu tugas Satuan Komando Kewilayahan adalah pemberdayaan wilayah Pertahanan di darat yang dijabarkan melalui kegiatan Binter, guna menciptakan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh untuk kepentingan Pertahanan Negara baik dari aspek geografi, demografi dan kondisi sosial masyarakat.

Menyadari tugasnya sebagai anggota Babinsa Desa Kalangketi  Koramil 0804/Sukomoro, Koptu Ahmad Afandi  intensifkan jalin komunikasi sosial dan silaturahmi dengan masyarakat binaannya. Kegiatan seperti ini dapat dilakukan di mana saja baik itu baik dengan tiga pilar desa maupun dengan masyarakat. Selasa(25/2/2020)

Sehingga sebagai ujung tombak satuan di lapangan, komsos yang dilakukan oleh Babinsa dapat diterima positif oleh masyarakat, yaitu dengan menjaga hubungan yang harmonis sering berinteraksi bersama masyarakat di Desa binaannya.

Dengan demikian babinsa tahu permasalahan yang dihadapi oleh warganya sehingga sekecil apapun permasalahan yang muncul dapat diselesaikan dengan baik. Kedekatan babinsa dengan warganya inilah yang akan mempererat hubungan emosional, hal inilah merupakan upaya babinsa untuk mempercepat  terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat” kata Koptu Afandi”  (AF/09)


Senin, 18 November 2019

Antisipasi Berkembangnya Wabah Demam Berdarah Babinsa Dan Petugas Kesehatan Turun Ke Lapangan


Magetan. Mencegah lebih baik daripada mengobati hal ini sering di katakan,untuk mencegah dan mengantisipasi wabah penyakit demam berdarah Babinsa Koramil 0804/09 Sukomoro dan Puskesmas Kecamatan Sukomoro melaksanakan  kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), di Desa Bogem Kecamatan Sukomoro, Selasa  (19/11/2019).

Kegiatan PSN dilakukan dengan cara melakukan pembersihan lingkungan dengan memungut sampah-sampah plastik dan juga membersihkan selokan agar tidak terjadi genangan air, yang akan menjadi sarang nyamuk demam berdarah untuk berkembang biak.

Tampak ikut dalam kegiatan PSN di desa Bogem yakni Komandan Koramil 0804/09 Sukomoro Kapten Inf Efendi Santoso, Camat Sukomoro , Kapolsek Sukomoro, Kepala Puskemas Sukomoro, perangkat Desa serta anggota Koramil Sukomoro dan masyarakat Desa Bogem.

Komandan Koramil 0804/09 Sukomoro mengatakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan dilaksanakan pihak aparat Kecamatan Sukomoro, bersama dengan Koramik Sukomoro, Polsek Sukomoro , Puskesmas Sukomoro dan masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini, dalam rangka Pemberantasan Sarang Nyamuk yang merupakan penyebab penyakit demam berdarah serta malaria. Tadi saat kita melakukan kerja bakti, masih banyak terdapat sampah-sampah plastik berserakan, kita menghimbau ke masyarakat untuk peduli, dengan membersihkan perkarangan rumah masing-masing,”harap Camat Sukomoro.

Danramil 0804/09 Sukomoro Kapten Inf Efendi Santoso mengatakan, kegiatan kerja bakti bersama juga merupakan program dari pihak  Puskesmas Sukomoro, yakni membersihkan lingkungan bersama dengan pihak Forkumpinca dan masyarakat Bogem.

“Program kerja bakti bersama ini, merupakan bagian sinergitas antara Koramil , Polsek, kecamatan dan  serta masyarakat, untuk turut serta peduli dengan lingkungan sekitar dan juga mendukung pembangunan di daerah ini,” ujar Kapten inf Efendi Santoso.

Sementara itu Kepala Puskesmas Sukomoro dr. Styaningsih menyebutkan untuk pencegahan wabah penyakit demam berdarah di Kecamatan Sukomoro, harus dilakukan bersama-sama, baik itu, pihak Puskesmas, aparat Koramil, Kecamatan Sukomoro serta masyarakat dengan membersihkan lingkungan.

Untuk pemberantasan pencegahan wabah penyakit demam berdarah, tidak bisa dilakukan pihak Puskesmas sendiri, tetapi juga harus melibatkan aparat kecamatan, desa dan kelurahan setempat, sebab selain melakukan kegiatan pembersihan lingkungan, juga dilakukan sosialisasi pencegahan serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pembagian  obat pembunuh jentik nyamuk, juga yang terpenting yakni melakukan PSN dengan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar.

“Kita menghimbau kepada masyarakat untuk membiasakan hidup bersih, serta tidak membuang sampah sembarangan,yang akan menjadi sarang nyamuk,” himbaunya. (R.09)

Rabu, 30 Oktober 2019

Antisipasi DBD Babinsa Desa Tamanan Bersama Petugas Kesehatan Puskesmas Sukomoro Lakukan Penyuluhan Kepada Masyarakat


Magetan - Sebagai bentuk antisipasi datangnya musim hujan dan berkembangbiakanya nyamuk Aedes Aegypti, penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Desa Tamanan  Sertu Saiman bersama petugas Puskesmas  Sukomoro mengadakan kegiatan Penyuluhan dan Pemeriksaan jentik – jentik di Desa Tamanan Kecamatan sukomoro Kabupaten Magetan. Kamis ( 31/10/2019 )

Warga di lingkungan tersebut, khususnya mereka yang tinggal di Desa Tamanan sangat antusias menyambut kegiatan yang diadakan oleh Petugas Kesehatan sukomoro dan Babinsa desa Tamanan Sertu Saiman sebab dengan datangnya musim hujan yang akan datang dengan adanya penyuluhan tentang kesehatan demikian dapat mencegah jatuhnya korban akibat DBD.

Babinsa Desa Tamanan Sertu Saiman turut mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan terutama kepedulian masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti

Menurutnya, kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan jentik – jentik ini merupakan salah satu cara untuk bisa antisipasi dan pencegahan terhadap siklus penyebaran nyamuk Aedes Aegepty. “Namun, kami juga minta agar minta agar warga peduli lingkungan. Salah satu caranya dengan menjaga kebersihan sekitar,” jelasnya.

Warga dapat berperan serta dengan langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang tidak diperlukan. Sebab, barang-barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab DBD.

“Saya sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang turut serta dalam kegiatan ini,” tegasnya.

“Selain dengan langkah 3M, tindakan untuk antisipasi penyebaran DBD dapat dilakukan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui bersih-bersih lingkungan dan pemberian abate di bak air maupun tempat penampungan air,” pungkasnya (R 09)

Kamis, 24 Oktober 2019

Koramil 0804/09 Sukomoro, Tanamkan Wawasan Kebangsaan Dalam Upaya Menciptakan Generasi Muda Yang Tangguh


Magetan, Bertempat di gedung sekolah SMPN 2 Sukomoro sekitar 100 siswa maupun siswi mengikuti kegiatan materi wawasan kebangsaan. Nara sumber dalam kegiatan tersebut Komandan Koramil 0804/09 Sukomoro Magetan  Kapten inf Efendi Santoso, kegiatan Wasbang (Wawasan Kebangsaan) bertujuan guna memberikan pengertian agar lebih memahami pentingnya jati diri yang berwawasan kebangsaan dan sosialisasi  bahaya kenakalan remaja Jumat (25/10/2019) Pukul 08.00WIB.

Kegiatan Wawasan Kebangsan di latar belakangi oleh keinginan pemberi materi Danramil untuk membina generasi penerus bangsa yang berwawasan kebangsaan dan religius sehingga menggerakkan hati para peserta  ini untuk selalu membina solidaritas kebersamaan antar siswa serta toleransi sesama teman  dalam wadah OSSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) Semangat bela negara dan cinta tanah air tentunya sudah sejalur sehingga perlu untuk kembali di gelorakan guna meningkatkan rasa kecintaanya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Komandan Koramil 0804/09 Sukomoro menyampaikan serangkaian kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud mengajak kepada siswa SMP 2 Sukomoro untuk meningkatkan kesadaran bela negara agar para siswa memiliki kemampuan awal, bela negara, cinta tanah air dan yakin akan Pacasila sebagai Idiologi Negara.

Pemberian sekaligus pembekalan materi wawasan kebangsaan ini akan semakin Intensif digelorakan di sekolah-sekolah dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah lanjutan Menengah. Dengan begitu di harapan Danramil para siswa-siswi SMPN -2 Sukomoro Magetan lebih giat dalam belajar dan berpretasi hal ini sebagai wujud dalan mengisi kemerdekaan seperti yang di amahkan para pahlawan pendahulu kita. Generasi penerus sebagai ujung tombak pembangunan generasi yang berkarakter harus di bina sejak dini.ungkap Danramil. (R. 09)

Rabu, 23 Oktober 2019

Maksimalkan Tugas Pemerintahan Perangkat Desa Se Kec. Sukomoro Melaksanakan Uji Kopentensi


Magetan - Pemerintah  Kecamatan Sukomoro,Rabu 23-Okt - 2019 mulai pukul 13 s/d 15 .00 wib melakukan uji kompetensi kepada  perangkat desa, tentang kemampuan menjalankan tugas pemerintahannya.

Camat Sukomoro  Irianto ST MM mengatakan tujuan dilaksanakannya implementasi di lapangan aparat desa yang benar-benar mampu menjabarkan dan memahami tugas dan fungsinya sebagai aparat desa.

Dengan demikian diharapkan akan memberi nuansa baru kepada seluruh aparat desa agar benar-benar bisa bekerja secara maksimal untuk menjadi pelayan masyarakat.  Aparat yang benar-benar konsisten dan komitmen terhadap tugas dan fungsinya sebagai pemerintah di desaSelain itu, diharapkan  kualitas daripada aparat desa sudah terukur.

"Diharapkan dengan adanya kegiatan yang berlangsung di Balai Desa benar-benar berkualitas dan mampu melaksanakan tupoksinya sebagai aparatur yang bertanggungjawab," ujarnya.

Apalagi era sekarang dengan terbukanya arus informasi dan transformasi yang sangat luar biasa, karena semua serba berbasis sistem komputerisasi, berbasis IT maupun berbasis sistem apilkasi. Oleh karena itu, dibutuhkan aparat desa yang melek terhadap IT dan memiliki keterampilan serta kemampuan untuk mengoperasikan komputer dan sistem IT tersebut.

Hal ini guna memprlancar     fungsi dan tugas aparat pemerintah mampu dalam melayani masyarakat dan menghadapi tantangan.semua perangkat yang mengikuti  uji kopentensi sejumlah 119 orang tempat balai desa kedungguwo berjalan tertib  aman lancar.  (R 09 )