Halaman

Jumat, 11 Oktober 2019

Jalan Santai Bersama Sman 1 Sukomoro Dalam Rangka HUT Ke 25


Magetan - Danramil 0804/09 Bersama Muspika melaksanakan jalan santai dalam rangka HUT Ke 25  SMAN 1 Sukomoro diikuti oleh Danramil Sukomoro Kapten Inf Efendi Santoso beserta KapolsekAkp Jumiran ,camat sukomoro bapak Irianto ST beserta anggota ,Kepala Sekolah Drs.H.Aris Guritno,M.Pd.beserta Guru pengajar ,ketua komite bapak Agus,, kades kedungguwo ibuNoorhayati Sh, Mh ,tomas ,toda ,Babinsa  - Babinkamtibmas serta siswa siswi murid SMA I Sukomoro diikuti  Sekitar 443 peserta jalan  santai.

  Kepala sekolah SMA I Sukomoro Drs.H.Aris Guritno.M.Pd.dalam sambutannya yang intinya mengucapkan hari peringatan HUT Ke 25 SMA I Sukomoro semoga tetap jaya,berkah  dan selalu dalam lindungan Tuhan maha Esa.harapannya siswa siswi SMA N Sukomoro  dapat belajar yang lebih semangat lagi dan bisa mencapai target ke jenjang fakultas yang diharapkan dan demi kemajuan bangsa dan Negara RI.

Dalam  HUT ini kami selaku kepala sekolah mengadakan beberapa lomba diantaranya lomba Footsal,lomba basket,bola voly dan lomba kebersihan. Semoga dengan diadakan lomba tersebut bisa menjadi motifasi atau daya saing antar siswa,dan menjadi motifator. Dirgahayu SMA N Sukomoro semoga jaya selalu.

Danramil 0804/09 Sukomoro Efendi Santoso beserta Kapolsek Sukomoro Akp Jumiran ke ikut sertaan kegiatan jalan sehat,siswa dan para guru membaur menjadi satu mereka merasa semangat karena dalam perjalan dapat bercakap" dengan para guru juga kepada Danramil serta kapolsek sukomoro.

Selama dalam mengikuti kegiatan jalan sehat,mereka canda dan tawa di sepanjang jalan,tak terasa para peserta jalan santai melewati rote yg telah di tentukan oleh panitia, satu persatu peserta jalan sehat masuk ke daerah finis yaitu kembali lagi ke sekolahan lagi.

Setelah sampai di daerah finis peserta jalan santai dihibur oleh elektonan dan pembagian hadiah,dan para guru dan undangan dilanjutkan kegiatan ramah tamah. Kegiatan tersebut adalah kegiatan rutinitas setiap Tahun.Babinsa dan Babinkamtibmas serta panitia ,osis turut mengamankan jalan santai dari start sampai finish dalam keadaan aman lancar dan tertib.

Senin, 07 Oktober 2019

Koramil O804/09 Sukomoro, Ribuan Warga Hadiri Kembangan Bersholawat


Magetan -  Dengan bersholawat dan ngaji bareng masyarakat kembangan, kegiatan di laksanakan Lapangan umum Desa Kembangan Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan di adakan kegiatan pengajian untuk tingkatkan keimanan dan ketaqwaan sebagai benteng generasi muda dalam menghadapi tantangan kedepan.  senin(7/10)

Hadir pada kegiatan Bupati Magetan yang di wakili sdr Irianto S.T.MM Camat Sukomoro ,Kapten infantri Efendi Santoso Komandan Koramil Sukomoro,Akp Jumiran S.pd Kapolsek Sukomoro,Tokoh agama,Tokoh Masyarakat dan jamaah yang hadir kurang lebih 4000 orang jamaah baik dari wilayah Kembangan dan sekitarnya .

Sebelum acara siraman rohani dari ustad K. H Anwar Zaid Camat Sukomoro memberikan sambutan menyampaikan permohonan maaf ketidak hadirnya Bupati di tengah-tengah jamaah.

Bupati Magetan lewat Camat Sukomoro mengucapkan banyak terimakasih,berharap kepada jamaah untuk selalu meningkatkan kerukunan antar warga dan meningkatkan silahturahmi dan menjaga ukuwah Islamiyah.

Dalam kesempatan yang sama Komandan Koramil 0804/09 dalam penyampainya mengajak para jamaah untuk selalu meningkatkan kepedulian. Termasuk kepada anak-anak, tidak dapat di pungkiri dengan kemajuan teknologi di harapkan generasi muda lebih bijak dalam mengakses informasi untuk selalu tabayun.

Menyikapi informasi yang di dapat dari media sosial, Danramil mengharapkan untuk selalu mawas diri, untuk tidak mengeshare berita yang merugikan baik pribadi keluarga dan khalayak umum publik, “tegas Danramil”. ( R 09)

Sabtu, 21 September 2019

Pagelaran Seni Budaya Dalam Rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI


Magetan - Kelurahan Tinap Kecamatan Sukomoro Kabupaten  Magetan Jawa Timur.Kita bangga sebagai bangsa Indonesia.Indonesia adalah negara yang punya keberagaman budaya. Nilai-nilai budaya yang sangat besar dan unik bukan hanya menjadi kebangggan tapi juga merupakan kekayaan bangsa.

Dalam acara sosialisasi 4 pilar MPR RI menampilkan reog, ledug dan hadroh yaitu kesenian yang ada di jawa timur khususnya di Magetan.

Nilai-nilai budaya dan budaya itulah yang kemudian diangkat oleh MPR dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan metode Pagelaran Seni Budaya (PSB) di Tinap, Sukomoro, Sabtu (21/9/2019).

Kegiatan ini dihadiri anggota MPR RI Drs. H. Guntur Sasano, MSi,  Bupati Magetan, Wakil Bupati, Sekda, Fokopinca, Lurah Tinap serta ratusan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Drs. H. Guntur Sasono. MSi, mengatakan bahwa masyarakat sukomoro mesti bangga dengan nilai-nilai budayanya sendiri. Di dalamnya ada nilai-nilai Islam yang sangat menghormati persatuan, kemanusiaan, keadilan dan perbedaan seperti yang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW.

"Nilai-nilai tersebut sangat penting sebab negara Indonesia dibentuk karena konsensus atau kesepakatakan bersama antara semua elemen bangsa yang berbeda-beda, tidak ada mayoritas dan minoritas semuanya sama dalam satu Negara Kesatuan Republik Indonesia,". Sabtu (21/9/2019).

Adapun pagelaran yang tampil dalam acara sosialisasi 4 pilar MPR RI yaitu 1. Kesenian Reog adalah salah satu seni budaya yang berasal dari Jawa Timur tepatnya Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.

Seni hadrah atau disebut juga rodat merupakan salah satu kesenian tradisi di kalangan umat Islam Indonesia. Kesenian ini berkembang seiring dengan tradisi memperingati Maulid Nabi di kalangan umat Islam. Kesenian ini menggunakan syair berbahasa Arab yang bersumber dari Kitab Al-Berzanji, sebuah kitab sastra yang terkenal di kalangan umat Islam yang menceritakan sifat-sifat Nabi dan keteladanan akhlaknya.

Ledug Suro adalah tradisi yang berasal dari kota Magetan, Jawa Timur. Tradisi ini bertujuan untuk menyambut tahun baru hijriyah. Tradisi ini dilaksanakan setiap tahun selama 1 minggu sebelum Suro, nama bulan dalam kalender jawa  atau yang lebih kita kenal dengan tahun baru islam, puncak acara Ledug Suro berada pada tanggal 1 Suro.

Dalam sambutannya Bupati Magetan Suprawoto mengucapkan terimakasih atas perjuangan pak guntur yang telah mendirikan Yayasan Ar Raudhlah untuk membangun magetan.  (R. 09)

Minggu, 15 September 2019

Babinsa Sukomoro Hadiri Tasyukuran Warga Baru PSHT


MAGETAN-JAWA TIMUR Sukomoro Babinsa Koramil 0804/09 Sukomoro hadiri tasyukuran sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan sah-sahan warga baru PSHT yang berlatih di Desa Kedunggowo Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Provinsi Jawa timur tidak ada aral kendala satupun rasa syukur di laksanakan di Balai Desa Kedunggowo  jumlah warga baru yang di sahkan desa kedungguwo 43 orang. Minggu malam ( 15/09/2019 )
Danramil 0804/09 Sukomoro Kapten Infanteri Efendi Santoso dalam sambutanya  berharap kepada kompunen masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat di wilayah dalam memwujudkan suasana kondusif. seperti halnya Babinsa  yang berada di wilayah.

Koramil 0804/09 Sukomoro ,Kedekatan Seorang Babinsa Dalam Pembinaan Wilayah Mutlak Di Lakukan


Berita Magetan - Babinsa Desa Tambakmas Koramil 0804/09 Sukomoro Sertu Tarmun  menghadiri kegiatan Pengajian rutin setiap Ahad Pon di masjid Al Iklas Desa Tambakmas kecamatan Sukomoro dalam rangka mepererat ukhuwah Islamiyah silahturahmi Muslimat NU se Kecamatan Sukomoro.
Minggu (15/09/2019).15.30 wib.

Babinsa di wilayah binaan sering kali mendapat undangan baik yang bersifat resmi dari pemerintah desa maupun dari Tokoh Agama atau tokoh masyarakat desa Binaannya. Kedekatan seorang Babinsa dalam pembinaan wilayah mutlak di lakukan sebab Babinsa mempunyai tugas sebagai bintara Pembina Desa dan ujung tombak satuan kewilayahan Teritorial

Sertu Tarmun menghadiri undangan Pengajian rutin Ahad pon desa Tambakmas kecamatan Sukomoro. Acara yang digelar usai pelaksanaan sholat Ashar tersebut dihadiri oleh Beberapa Jamaah NU sekecamatan Sukomoro, para tokoh masyarakat serta  jamaah masjid Al Iklas yang berjumlah sekitar 200 jamaah,mengundang  Mubaligh  K.H Lukman Hakim dari plumpung  Kecamatan Plaosan Magetan dengan Tema "Pendidikan Aklak dan budi pekerti luhur merupakan salah satu cara untuk menggapai cita-cita".

Komandan Koramil 0804/09 Sukomoro Kapten inf Efendi Santoso mengatakan bahwa " menghadiri kegiatan undangan keagamaan di desa Binaannya selain menambah Ilmu agama mempertebal iman dan Islam juga merupakan sarana untuk mempererat hubungan silahturahmi antara Babinsa dengan warga desa Binaannya, sehingga menambah keakraban,membuktikan bahwa TNI dari Rakyat dan untuk rakyat dan selalu bersama rakyat yang tak dapat di pisahkan" tegasnya.

(R.09)

Rabu, 28 Agustus 2019

Komandan Koramil 0804/09 Sukomoro Hadiri Resepsi Penutupan Paskibra


Magetan. Bertempat di pendopo dilaksanakan pelepasan  Paskibra Tahun 2019, diikuti oleh seluruh anggota Paskibra tahun 2019 berjumlah 44 siswa, Purna Pasikbra, Jajaran Muspica dan para pelatih dari Koramil dan Polsek serta Lurah, Kepala Desa se Kecamatan dan juga Kepala Sekolah dari SMA Negeri 1 Sukomoro.

Hadir pada kegiatan  penutupan dan pelepasan Paskibra Kecamatan Sukomoro  83 orang.Rabu 28/08/2019 Pukul 09.00 Wib.

Acara yang  dikemas dalam suasana sederha dan kekeluargaan dengan maksud untuk memberikan suasana yang lepas dan akrab bagi seluruh peserta acara diisi materi  tentang wawasan kebangsaan oleh Kapten inf Efendi Santoso Komandan Koramil 0804/09 Sukomoro, kemudian pelepasan / pengembalian seluruh siswa  oleh Camat Sukomoro kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sukomoro.

Komandan Koramil 0804/09 Sukomoro pada kesempatan memberikan  kesempatan salah satu siswa untuk bercerita tentang pengalaman selama di latih oleh Bapak TNI dan POLRI kesan-kesan.Siswa yang mewakili  tampil di depan adalah siswa atas nama Nando Pratama usia 15 Tahun Putra dari Pelda Hariyanto alamat Desa Kedungguwo sisws SMA Negeri 1 Sukomoro memberikan kesan  "Kami ucapkan terimakasih kepada  pembimbing,pelatih bagi kami untuk menjadi seorang yang terpilih jadi Paskibra cukup berat di mana kita yang tidak biasa displin sejak jadi Paskibra kami lebih tahu pentingnya displin dan tanggung jawab dan rasa  peduli terhadap sesama teman pengalaman itu baru kami dapat dari saya ikut anggota Paskibraka.Kami bersama teman-teman sempat meneteskan air mata ketika kami mencium bendera merah putih terlintas di benak kami begitu besarnya jasa para pahlawan ketika merebut kemerdekaan dan bisa mengibarkan bendera pusaka tenaga,pikiran,harta dan nyawa rela berkorban demi kemerdekaan RI Indonesia. Suasana kekeluargaan dengan penuh haru dan sangat akrab.Rasa syukur kepada Allah yang maha kuasa di mana para anggota Paskibra setelah digembleng selama satu bulan  oleh para pelatih , dengan puncaknya pada saat pelaksanaan peringatan detik detik proklamasi  dan penurunan bendera di sore harinya, dapat dilaksanakan oleh Paskibra dengan sukses dan sangat baik,sehingga memberi kesan yang mendalam pada seluruh pelaku kegiatan.

Ucapan terimakasih dan apresiasi dari Danramil dengan harapan agar anak- anak anggota Paskibra akan mampu menjadi garda terdepan dan souri tauladan  dalam  segala kegiatan dalam mengisi kemerdekaan, membangun bangsa  dan membela tanah air mempertahankan NKRI. Tentu sesuai dengan usia para siswa Danramil mengingatkan tugas utama anak- anak saat ini adalah belajar, belajar dan belajar dengan baik untuk mencapai cita- cita. Berbakti kepada Kedua orang tua dan guru,hal itu bagian dari mengisi kemerdekaan. (R.09)